CNBC Lampung

Loading

Pelemparan Bom Molotov Gegerkan Rumah Ketua GP Ansor di Sleman

Sebuah aksi teror menggegerkan kediaman Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sleman, Yogyakarta, bernama Rifqi Muslim. Rumah Rifqi yang berlokasi di Dusun Salakan, Desa Triharjo, Kecamatan Sleman, menjadi sasaran pelemparan bom molotov pada hari Kamis dini hari, 10 April 2025, sekitar pukul 02.30 WIB.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan saksi mata dan laporan kepolisian, pelaku yang diperkirakan berjumlah satu orang, mengendarai sepeda motor dan berhenti di depan rumah korban. Kemudian, pelaku melemparkan sebuah bom molotov yang terbuat dari botol kaca berisi bahan bakar dan kain ke arah teras rumah Rifqi.

“Saya mendengar suara ledakan kecil dan melihat api di teras rumah Pak Rifqi. Setelah itu, saya melihat ada seseorang naik motor dengan cepat menjauhi lokasi,” ujar seorang tetangga korban, Ibu Siti, yang rumahnya tidak jauh dari kediaman Ketua GP Ansor tersebut.

Akibat pelemparan tersebut, sebagian teras rumah korban mengalami kerusakan ringan dan menimbulkan bau menyengat bahan bakar. Beruntung, api tidak sempat membesar dan segera dipadamkan oleh warga sekitar sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Tindakan Kepolisian

Pihak kepolisian dari Polsek Sleman yang segera tiba di lokasi kejadian setelah menerima laporan, langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas mengamankan sisa-sisa botol kaca dan kain yang diduga sebagai bagian dari bom molotov. Selain itu, polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi di sekitar lokasi dan mengumpulkan rekaman kamera pengawas (CCTV) jika ada di area tersebut.

“Kami telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti. Saat ini, kami sedang melakukan penyelidikan intensif untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku pelemparan bom molotov ini,” jelas Kompol Agus Riyanto, Kapolsek Sleman, saat memberikan keterangan pers di lokasi kejadian pada Kamis pagi

Kejadian pelemparan bom molotov ini menimbulkan keresahan di kalangan warga setempat dan organisasi GP Ansor. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan penanganan kasus ini kepada pihak berwajib. Penyelidikan lebih lanjut terus dilakukan untuk mengungkap tuntas kasus ini.