CNBC Lampung

Loading

Edukasi Pasca Panen: Cara Petani Lampung Naikkan Harga Kopi

Provinsi Lampung tetap konsisten menjaga posisinya sebagai lumbung kopi nasional, namun kunci kesejahteraan petani saat ini terletak pada naikkan harga kopi melalui perbaikan kualitas. Selama ini, banyak petani yang terjebak dalam pola lama, yaitu menjual biji kopi dalam bentuk asalan dengan proses penjemuran yang kurang maksimal. Padahal, dengan sedikit sentuhan teknik pasca panen yang tepat, nilai jual kopi Robusta Lampung dapat melambung tinggi di pasar internasional, memberikan margin keuntungan yang jauh lebih baik bagi masyarakat pedesaan.

Salah satu fokus utama dalam program edukasi saat ini adalah mengubah kebiasaan petik asalan menjadi petik merah untuk naikkan harga kopi secara signifikan. Biji kopi yang dipetik saat matang sempurna memiliki kadar gula dan aroma yang jauh lebih kompleks dibandingkan biji yang masih hijau. Petani di Lampung mulai diajarkan bahwa kesabaran dalam menunggu masa panen adalah investasi yang akan terbayar lunas saat proses kurasi di tingkat eksportir. Kualitas yang konsisten adalah modal utama untuk menembus kafe-kafe spesialis di kota besar.

Selain teknik memetik, proses fermentasi dan pengeringan juga menjadi faktor penentu untuk naikkan harga kopi di tingkat lokal maupun global. Petani diberikan pelatihan untuk tidak lagi menjemur kopi di atas tanah tanpa alas, karena hal tersebut dapat merusak cita rasa asli kopi dengan aroma tanah atau jamur. Penggunaan solar dryer dome atau rak penjemuran sederhana namun higienis kini mulai menjamur di perkebunan kopi Lampung. Langkah kecil ini terbukti mampu meningkatkan cupping score kopi mereka, yang secara otomatis mengangkat kelas produk mereka di mata para pembeli premium.

Peran koperasi juga sangat vital dalam mengorganisir para petani agar memiliki posisi tawar yang kuat untuk naikkan harga kopi. Dengan melakukan pengolahan bersama secara kolektif, biaya operasional mesin pengupas dan pengering dapat ditekan. Koperasi juga berfungsi sebagai jembatan informasi mengenai tren pasar kopi dunia, sehingga petani tahu jenis proses apa yang sedang diminati, apakah itu natural process, honey process, atau full wash. Pengetahuan ini sangat berharga agar produk yang dihasilkan selalu relevan dengan permintaan pasar.