CNBC Lampung

Loading

Wisata Kuliner Pesisir: Menikmati Seafood Segar di Pantai Mutun

Provinsi Lampung terus mengukuhkan posisinya sebagai destinasi favorit di ujung Pulau Sumatera, terutama bagi para pemburu cita rasa laut yang ingin menikmati pengalaman kuliner Pantai Mutun yang autentik dan menyegarkan. Terletak di pesisir Kabupaten Pesawaran, Pantai Mutun menawarkan perpaduan sempurna antara pemandangan pasir putih yang tenang dan deretan warung apung yang menyajikan tangkapan laut langsung dari nelayan setempat. Memasuki bulan Februari 2026, geliat pariwisata di kawasan ini menunjukkan tren positif dengan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan domestik yang ingin merasakan sensasi menyantap ikan bakar, cumi saus padang, hingga kerupuk kemplang khas Lampung sambil ditemani semilir angin laut yang menyejukkan.

Berdasarkan pantauan lapangan pada hari Rabu, 11 Februari 2026, suasana di sentra kuliner Pantai Mutun tampak ramai namun tetap tertib. Untuk menjamin kenyamanan dan keamanan para pengunjung, petugas kepolisian dari Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Pesawaran bersama jajaran Polsek Padang Cermin rutin melakukan patroli dialogis di sepanjang bibir pantai. Petugas kepolisian yang bersiaga sejak pukul 08.00 WIB memastikan bahwa area parkir kendaraan tertata dengan rapi dan tidak ada praktik pungutan liar yang dapat mengganggu pengalaman berwisata. Kehadiran aparat penegak hukum di lokasi memberikan rasa aman bagi keluarga yang membawa anak-anak untuk bermain air sembari menunggu pesanan hidangan laut mereka disiapkan oleh para koki lokal yang berpengalaman.

Keunggulan utama dari sajian kuliner Pantai Mutun adalah kesegaran bahan bakunya yang luar biasa. Ikan kakap merah, kerapu, hingga udang galah yang disajikan rata-rata baru saja didaratkan dari kapal nelayan pada pagi hari, sehingga tekstur dagingnya tetap manis dan kenyal. Para pengelola warung makan di sini juga mulai menerapkan standar pelayanan yang lebih modern, termasuk penyediaan fasilitas pembayaran nontunai guna memudahkan transaksi bagi wisatawan dari luar kota. Selain itu, kebersihan sanitasi di area makan menjadi prioritas utama yang dipantau secara berkala oleh dinas kesehatan setempat bersama pengurus obyek wisata guna memastikan kualitas hidangan tetap higienis bagi seluruh konsumen.

Lebih dari Sekadar Lapis Legit! Inilah Ragam Kue Khas Lampung yang Wajib Dicicipi

Lampung, provinsi di ujung selatan Sumatera, tak hanya terkenal dengan kopi robustanya yang mendunia atau kain tapisnya yang indah. Dunia kuliner Lampung juga menyimpan kekayaan rasa, terutama dalam deretan kue khas Lampung yang beragam dan menggugah selera. Jika selama ini Anda hanya mengenal Lapis Legit sebagai ikon oleh-oleh dari Lampung, bersiaplah untuk terkejut dengan kelezatan kue khas Lampung lainnya yang tak kalah memikat!

Mengintip Keunikan Rasa Kue Tradisional Lampung

1. Engkak: Lembut Manis yang Bikin Nagih

Sekilas mirip dengan Lapis Legit, Engkak memiliki tekstur yang lebih lembut dan sedikit basah. Terbuat dari campuran tepung ketan, santan, gula, dan telur, Engkak menawarkan rasa manis gurih yang khas. Kue ini sering hadir dalam acara-acara penting dan menjadi simbol keberuntungan.

2. Kue Tat: Perpaduan Manis Gurih dengan Aroma Rempah

Berasal dari Pesisir Barat Lampung, Kue Tat memiliki bentuk bundar dengan ukiran cantik di atasnya. Perpaduan rasa manis dari selai nanas di dalamnya dan gurih dari adonan luarnya, ditambah aroma rempah yang khas, menjadikan Kue Tat sebagai camilan istimewa yang sering disajikan saat perayaan atau menyambut tamu.

3. Sekubal: Gurihnya Ketan yang Dibungkus Daun Pisang

Sekubal adalah kue khas Lampung yang terbuat dari beras ketan dan santan, dibungkus dengan daun pisang berbentuk unik. Proses memasaknya yang cukup lama menghasilkan tekstur yang lembut dan aroma yang harum. Sekubal sering disantap saat sarapan atau sebagai camilan pendamping kopi Lampung.

4. Geguduh: Pisang Goreng Istimewa Ala Lampung

Berbeda dari pisang goreng biasa, Geguduh terbuat dari pisang yang dihaluskan lalu dicampur dengan tepung dan gula, kemudian digoreng hingga renyah. Rasa manis alami pisang yang berpadu dengan kerenyahan luarnya menjadikannya camilan sore yang nikmat.

Selain kelima kue di atas, Lampung juga memiliki beragam kue khas lainnya seperti Pie Pisang yang merupakan perpaduan rasa Asia dan Eropa, serta Bolu Tape yang memanfaatkan singkong sebagai bahan utama. Setiap kue khas Lampung memiliki cerita dan cita rasa yang unik, mencerminkan kekayaan alam dan budaya daerah ini.