CNBC Lampung

Loading

Bus Ranau Alami Kecelakaan Masuk Jurang di Lampung

Kabar duka datang dari Lampung, di mana sebuah bus yang melaju dari arah Ranau dilaporkan mengalami kecelakaan tragis dan masuk jurang. Peristiwa nahas ini terjadi pada hari Rabu, 14 Mei 2025, sekitar pukul 14.30 WIB di wilayah Liwa, Lampung Barat. Akibat kecelakaan tersebut, sejumlah penumpang dikabarkan mengalami luka-luka dan beberapa di antaranya meninggal dunia. Pihak kepolisian dan tim SAR gabungan segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan penanganan lebih lanjut.

Menurut keterangan dari AKBP Doni Wahyudi, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Lampung Barat, bus dengan nomor polisi BE XXXX YY yang membawa rombongan penumpang dari arah Ranau, Sumatera Selatan, menuju Bandar Lampung diduga mengalami hilang kendali sebelum akhirnya masuk jurang sedalam kurang lebih 15 meter. “Kami masih melakukan pendataan terkait jumlah pasti penumpang dan korban. Namun, informasi awal yang kami terima, ada beberapa korban meninggal dunia dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka,” jelas AKBP Doni saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Proses evakuasi penumpang yang masuk jurang ini berlangsung cukup sulit karena kondisi medan yang terjal dan minimnya penerangan. Tim SAR gabungan yang terdiri dari anggota kepolisian, TNI, BPBD Lampung Barat, dan relawan harus berhati-hati dalam mengevakuasi para korban. Para korban yang mengalami luka-luka segera dilarikan ke rumah sakit terdekat, yaitu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Liwa untuk mendapatkan penanganan medis.

Hingga berita ini diturunkan pada Rabu malam, proses evakuasi masih terus berlangsung. Pihak kepolisian belum dapat memberikan keterangan resmi mengenai penyebab pasti kecelakaan bus yang masuk jurang ini. Dugaan sementara, kecelakaan terjadi akibatHuman error atau kondisi kendaraan yang tidak prima. Namun, penyelidikan lebih lanjut akan segera dilakukan setelah proses evakuasi selesai.

Kecelakaan bus yang masuk jurang di Lampung Barat ini menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan umum di Indonesia. Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengemudi kendaraan umum untuk selalu berhati-hati, mematuhi peraturan lalu lintas, dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan jauh. Selain itu, para penumpang juga diharapkan untuk selalu mengingatkan pengemudi jika dirasa ada hal yang membahayakan selama perjalanan. Tragedi ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas bagi semua pihak.