Banjir Surut, Warga Bandar Lampung Gotong Royong Bersihkan Lumpur dari Rumah
Setelah beberapa hari terendam akibat curah hujan tinggi, banjir yang melanda sejumlah wilayah di Bandar Lampung, Provinsi Lampung, berangsur surut pada Rabu pagi, 23 April 2025. Surutnya air Banjir Surut disambut dengan semangat gotong royong oleh warga terdampak. Mereka bahu-membahu membersihkan rumah dan lingkungan sekitar dari material lumpur dan sampah yang terbawa arus Banjir Surut.
Pantauan di beberapa lokasi seperti Kelurahan Way Laga, Kecamatan Sukarame, dan Kelurahan Kaliawi, Kecamatan Tanjung Karang Barat, menunjukkan aktivitas warga yang sibuk membersihkan sisa-sisa Banjir Surut . Lumpur tebal yang mengendap di dalam rumah dan pekarangan menjadi pekerjaan utama yang harus diselesaikan. Warga menggunakan peralatan seadanya seperti sapu, sekop, dan selang air untuk membersihkan rumah mereka.
“Alhamdulillah, air sudah mulai surut sejak semalam. Sekarang kami fokus membersihkan lumpur yang masuk ke dalam rumah. Banyak perabotan yang rusak dan kotor,” ujar Ibu Aminah (48 tahun), seorang warga Way Laga, sambil dibantu anggota keluarganya membersihkan halaman rumahnya. Ia menambahkan bahwa bantuan dari tetangga dan relawan sangat membantu meringankan beban mereka.
Selain membersihkan rumah, warga juga membersihkan jalan dan fasilitas umum lainnya yang terdampak banjir. Tumpukan sampah dan material lumpur yang terbawa arus banjir menjadi pemandangan di beberapa ruas jalan. Petugas dari Dinas Kebersihan Kota Bandar Lampung juga terlihat turun ke lokasi untuk membantu proses pembersihan dengan mengerahkan sejumlah truk sampah dan alat berat.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung, Bapak Ridwan Efendi, saat meninjau lokasi banjir pada Rabu siang, 23 April 2025, mengimbau kepada warga untuk tetap berhati-hati dan menjaga kesehatan setelah banjir surut. Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pendataan terkait kerugian material yang dialami warga dan akan menyalurkan bantuan secepatnya.
“Kami mengapresiasi semangat gotong royong warga dalam membersihkan lingkungan pasca banjir. Kami juga mengimbau untuk tetap menjaga kebersihan dan mewaspadai potensi penyakit pasca banjir,” kata Bapak Ridwan Efendi. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk membuka posko kesehatan di wilayah terdampak banjir.
Sementara itu, sejumlah organisasi masyarakat dan relawan juga turut membantu proses pembersihan dan menyalurkan bantuan berupa makanan, air bersih, dan pakaian layak pakai kepada warga terdampak banjir. Semangat gotong royong dan kepedulian yang tinggi dari berbagai pihak ini diharapkan dapat meringankan beban warga Bandar Lampung yang tengah berupaya memulihkan kondisi pasca banjir. Proses pembersihan diperkirakan akan berlangsung beberapa hari ke depan mengingat banyaknya rumah dan fasilitas yang terdampak.

