CNBC Lampung

Loading

Tindakan Tegas di Lampung: Video Penangkapan 75 Preman yang Kerap Palak Pedagang Beredar Luas

Keamanan dan ketertiban adalah prasyarat utama bagi keberlangsungan ekonomi dan kenyamanan masyarakat. Di Lampung, praktik premanisme yang kerap meresahkan pedagang dan masyarakat umum telah menjadi perhatian serius pihak berwenang. Kabar baiknya, sebuah operasi besar-besaran telah berhasil meringkus puluhan pelaku. Video penangkapan 75 preman yang kerap palak pedagang di Lampung kini beredar luas, menjadi bukti komitmen kepolisian dalam memberantas praktik pungli dan premanisme.

Operasi penindakan ini dilakukan serentak di berbagai titik rawan di wilayah Lampung, khususnya di area pasar tradisional, terminal, hingga persimpangan jalan yang sering dijadikan lokasi aksi pemalakan. Tim gabungan dari kepolisian, mungkin dibantu oleh unsur TNI atau Satpol PP, bergerak cepat dan senyap untuk menangkap para pelaku yang selama ini meresahkan. Target utama adalah individu-individu yang terang-terangan melakukan pemerasan, pungutan liar, atau tindakan intimidasi terhadap pedagang dan sopir angkutan.

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat bagaimana aparat dengan sigap mengamankan para preman. Beberapa di antaranya mencoba melarikan diri, namun berhasil diringkus. Proses penangkapan berlangsung relatif kondusif, menunjukkan profesionalisme petugas dalam menjalankan tugas. Para pelaku yang tertangkap kemudian digiring ke markas kepolisian untuk didata, dimintai keterangan, dan menjalani proses hukum lebih lanjut.

Penangkapan 75 preman ini merupakan respons atas banyaknya keluhan dari masyarakat, khususnya para pedagang, yang merasa terintimidasi dan dirugikan oleh praktik pemalakan. Pemalakan ini tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga menciptakan suasana ketakutan yang menghambat aktivitas ekonomi. Dengan ditangkapnya puluhan preman ini, diharapkan dapat memberikan efek jera dan mengembalikan rasa aman di ruang-ruang publik Lampung.

Kepala Kepolisian Daerah Lampung menegaskan bahwa operasi semacam ini akan terus dilakukan secara berkesinambungan. Tidak hanya penangkapan, tetapi juga upaya pembinaan bagi para pelaku yang mungkin hanya menjadi korban lingkungan atau terpaksa melakukan tindakan tersebut. Namun, bagi otak di balik premanisme dan pungli, tindakan hukum tegas akan tetap diberlakukan. Keberadaan 75 preman yang kerap palak pedagang di Lampung ditangkap ini menjadi indikator positif upaya penegakan hukum di provinsi tersebut. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melapor jika menjadi korban pemalakan atau melihat praktik premanisme.